
Rajagaluh (Humas Kwarcab) – Satuan Pramuka Penegak SMA Daarul Amanah Singawada, Rajagaluh, sukses menyelenggarakan kegiatan Pengembaraan Bantara Laksana (BaraLak). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis (14-15 Januari 2026) ini, bertempat di Bumi Perkemahan (Buper) Cimuasa, Bayureja, dengan diikuti oleh 31 anggota pramuka pilihan.
Pengembaraan ini merupakan momentum krusial bagi para anggota untuk memenuhi Syarat-syarat Kecakapan Umum (SKU), baik dari calon penegak menuju Bantara, maupun dari tingkatan Bantara menuju Laksana.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Mabigus SMA Daarul Amanah, Nurokhman, S.Pd.I., M.Pd. Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa pengembaraan bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan proses transformasi karakter.
“Adik-adik sekalian, nama ‘Bantara’ dan ‘Laksana’ memikul tanggung jawab besar. Pengembaraan ini adalah kawah candradimuka untuk menguji ketangguhan mental dan fisik kalian. Saya berharap, setelah keluar dari Buper Cimuasa ini, kalian menjadi pribadi yang lebih disiplin dan siap berbakti kepada masyarakat,” ujar Nurokhman dalam sambutannya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Gugus Depan sekaligus Penanggung Jawab Kegiatan, Endang Suhenda, S.Pd.I., menjelaskan bahwa para peserta diuji melalui perjalanan (hiking) sejauh puluhan kilometer. Selama perjalanan, mereka wajib menerapkan kemampuan navigasi darat, pionering, hingga ketangkasan survival di alam terbuka.
Guna membekali peserta dengan wawasan yang komprehensif, panitia menghadirkan pemateri dari Purna DKC Majalengka H. Udin Misbahudin, S.Pd., memberikan penguatan pada aspek spiritual. Ia berpesan agar seorang pramuka tidak hanya cakap di lapangan, tetapi juga memiliki kedalaman iman.
“Ilmu tanpa akhlak dan spiritualitas yang kuat akan kehilangan arah. Jadikan setiap langkah perjalanan kalian sebagai bentuk tadabur alam dan rasa syukur kepada Sang Pencipta,” pesannya.

Sementara itu, materi teknis mengenai scout craft disampaikan oleh perwakilan DKC Majalengka, Zaki Azhar Zaidan. Ia membekali peserta dengan keterampilan praktis yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan pakem dasar kepramukaan.
Setelah melalui rute perjalanan yang menantang melewati hutan, desa, dan perbukitan, kegiatan diakhiri dengan prosesi pelantikan yang khidmat di bumi perkemahan. Para peserta yang dinyatakan lulus ujian SKU resmi dilantik menjadi Penegak Bantara dan Penegak Laksana.
Kegiatan BaraLak 2026 ini diharapkan menjadi pengalaman transformatif yang mengukir nilai kebersamaan, sekaligus mempersiapkan para kader pramuka SMA Daarul Amanah untuk mengemban tugas yang lebih besar di tengah masyarakat di masa depan.
Kontributor : Endang Mu’min/Huminfo

