Banjaran (Humas Kwarcab) – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Banjaran resmi menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 pada Rabu (15/1/2026). Kegiatan yang bertempat di Aula PGRI Kecamatan Banjaran ini menjadi momentum penting dalam menyusun arah pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka selama satu tahun ke depan.
Acara tersebut dihadiri oleh 54 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai Gugus Depan (Gudep) di wilayah Kecamatan Banjaran. Setiap Gudep menghadirkan unsur Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), serta satu pembina putra dan satu pembina putri.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Kwarran Banjaran, Kak Ading, S.Pd. Dalam sambutannya, Kak Ading menekankan pentingnya komitmen kolektif dalam mengelola organisasi.
“Melalui Rapat Kerja Kwarran Banjaran ini, kita bangun komitmen bersama untuk terus membangun generasi muda melalui Gerakan Pramuka. Raker merupakan langkah awal dalam mengelola kwartir ranting untuk menentukan arah pembinaan di wilayah kita,” ujar Kak Ading.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka yang diwakili oleh Andalan Organisasi dan Hukum (Orgakum), Kak Amir Mu‘min dan Kak Kardi.
Dalam arahannya, Kak Amir Mu’min memberikan apresiasi tinggi terhadap tata kelola organisasi di Kwarran Banjaran. Menurutnya, organisasi yang sehat adalah organisasi yang mampu melakukan perbaikan berkelanjutan melalui tahapan perencanaan (planning), koordinasi, pelaksanaan, hingga evaluasi.
“Kwarran Banjaran telah membuktikan keberhasilannya dalam mengelola organisasi yang terarah dan terukur. Hal ini dibuktikan dengan prestasi sebagai Juara 1 Kwarran Tergiat Wilayah Selatan sekaligus Juara 1 Tergiat Tingkat Kwarcab Majalengka,” ungkap Kak Amir.
Ia berharap pencapaian tersebut tidak membuat pengurus berpuas diri, melainkan menjadi motivasi untuk tetap menjadi barometer bagi kwartir ranting lainnya di Kabupaten Majalengka. Raker ini diharapkan mampu melahirkan strategi baru untuk menghadapi berbagai tantangan dalam mewujudkan visi dan misi organisasi ke depan.

