
Banjaran (Huminfo Kwarcab) – Dewan Kerja Ranting (DKR) Banjaran resmi menggelar kegiatan Orientasi Pengurus pada Selasa (27/1/2026). Bertempat di Aula PGRI Banjaran, kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB ini diikuti oleh 21 orang pengurus DKR Banjaran dengan fokus utama penguatan kapasitas kepemimpinan dan tata kelola organisasi.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Kwartir Ranting (Kwarran) Banjaran, Kak Dadi Rosidi, S.Pd., yang hadir mewakili Ketua Kwarran. Dalam sambutannya, Kak Dadi menekankan bahwa orientasi ini bukan sekadar rutinitas formal, melainkan fondasi penting bagi keberlangsungan organisasi di tingkat kecamatan.
“Pengurus DKR harus mampu mengelola, mengatur, dan membina Pramuka Penegak dan Pandega di wilayah Kecamatan Banjaran dengan penuh tanggung jawab, semangat kebersamaan, dan jiwa kepemimpinan,” ujar Kak Dadi.
Ia juga menambahkan bahwa sebagai garda terdepan pembinaan Pramuka muda, DKR dituntut untuk adaptif. “Saya berharap melalui forum ini, tidak ada lagi keraguan dalam menjalankan roda organisasi. Pengurus harus satu irama dalam membawa kemajuan Gerakan Pramuka di Banjaran,” tegasnya.
Untuk membekali para pengurus, panitia menghadirkan dua narasumber kompeten, yakni Waka Binawasa Kwarran Banjaran, Kak Agus Koswara, S.Pd., M.Pd., dan Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Majalengka, Kak Zaki Azhar Zaidan.
Dalam paparannya, Kak Agus Koswara menitikberatkan pada aspek manajerial. Menurutnya, pemahaman fungsi adalah kunci profesionalitas.
“Dewan Kerja bukan sekadar pelaksana kegiatan, melainkan badan yang memiliki fungsi penting dalam merencanakan pembinaan. Administrasi yang rapi adalah bukti organisasi ini dikelola secara profesional,” jelas Kak Agus.
Sementara itu, Kak Zaki Azhar Zaidan memberikan wawasan mendalam mengenai dinamika kelompok dan esensi kepemimpinan kolektif kolegial di tubuh Dewan Kerja. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan program kerja sangat bergantung pada soliditas internal.
“Setiap pengurus DKR memiliki peran yang setara dalam pengambilan keputusan. Jangan ada sekat antarbidang, karena kekuatan Dewan Kerja terletak pada komunikasi yang cair dan rasa saling memiliki. Jika internalnya solid, maka inovasi program untuk Penegak dan Pandega di Banjaran akan lahir dengan sendirinya,” ujar Kak Zaki dengan penuh semangat.
Sepanjang kegiatan berlangsung, para pengurus mendapatkan pendalaman materi yang sangat komprehensif. Materi dimulai dengan penguatan pemahaman mengenai peran dan fungsi dewan kerja sebagai mitra pimpinan kwartir, yang kemudian dilanjutkan dengan teknik kepemimpinan efektif di lingkungan pramuka. Selain itu, peserta juga dibekali dengan simulasi dinamika kelompok untuk mengasah kerja sama tim, serta pendalaman teknis mengenai administrasi dan penyusunan program kerja yang sistematis.
Melalui seluruh rangkaian materi tersebut, orientasi ini diharapkan mampu melahirkan pengurus DKR Banjaran yang memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, serta sikap kepemimpinan yang kuat. Dengan kapasitas yang meningkat, organisasi diharapkan dapat menjalankan roda kepemimpinan secara maksimal demi mendukung kemajuan Gerakan Pramuka di wilayah Kecamatan Banjaran.
Kontributor : Endang Mu’min/Agus Koswara

