Majalengka (Huminfo Kwarcab) – Jajaran pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Majalengka melakukan koordinasi intensif bersama Ketua Kwarcab, Kak H. Eman Suherman, guna mematangkan persiapan pelantikan pengurus masa bakti 2025-2030.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut digelar di halaman belakang Pendopo Kabupaten Majalengka, Minggu (18/1/2026), usai pelaksanaan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Agung Al-Imam.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Kwarcab Majalengka, Kak Adam Suhara, didampingi jajaran Wakil Ketua (Waka), memaparkan laporan kesiapan teknis terkait pelantikan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Kwarcab, dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK). Ia melaporkan bahwa acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 23 Januari 2026, bertempat di Lapangan Tenis Outdoor lingkungan Pemkab Majalengka.
“Izin melaporkan Kak Ketua, berdasarkan hasil rapat koordinasi kami bersama jajaran pengurus, seluruh draf administrasi dan susunan acara telah siap. Sesuai arahan Kakak, kami mengusung konsep alam terbuka guna memberikan suasana yang lebih segar dan leluasa bagi para tamu undangan,” ujar Kak Adam Suhara dalam penyampaian laporannya.
Menanggapi laporan tersebut, Ketua Kwarcab Majalengka, Kak H. Eman Suherman, memberikan apresiasi atas kinerja tim yang telah bekerja cepat. Ia menekankan bahwa pelantikan ini tidak hanya sekadar seremoni organisasi, tetapi harus menjadi momentum untuk menunjukkan keberpihakan Pramuka terhadap pelestarian lingkungan.
“Saya terima laporannya dan saya sangat mendukung konsep pelantikan di area terbuka ini. Saya ingatkan kembali, pastikan instruksi mengenai penggantian karangan bunga menjadi bibit pohon produktif tersampaikan kepada seluruh mitra. Kita ingin pelantikan ini menjadi awal yang baik bagi ekosistem di Majalengka,” tegas Kak Eman.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kwarcab Majalengka membuat terobosan dengan mengganti tradisi kiriman bunga menjadi sumbangan bibit pohon minimal setinggi satu meter. Pohon-pohon tersebut nantinya akan ditanam secara massal di area Bumi Perkemahan (Buper).
Selain penanaman pohon, agenda yang paling dinanti adalah aksi penebaran 1.000 ekor benih ikan nila dan lele di Sungai Citangkurak, yang lokasinya berdekatan dengan tempat acara. Pemilihan jenis ikan tersebut didasarkan pada daya tahan yang kuat untuk berkembang biak di perairan terbuka.
Dari sisi hiburan, acara direncanakan akan dibuka dengan Tari Topeng dari SMPN 3 Ligung serta penampilan Angklung dari SMPN 6 Majalengka untuk memperkuat nuansa kearifan lokal selama prosesi berlangsung.
Dengan segala persiapan yang telah dilaporkan, pelantikan ini diharapkan menjadi role model bagi kegiatan organisasi lain di Kabupaten Majalengka.
Kontributor: Endang Mu’min

